Pemerintah Desa Ketegan

Mengutamakan Pelayanan Masyarakat

KIM SWARA KETEGAN

Sekretariat KIM SWARA KETEGAN

JUARA 1

KIM Swara Ketegan, KIM Tereksis di Media Sosial Instagram dan Facebook

LAWAN COVID-19

Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Penyebaran Covid-19

PANITIA PENJARINGAN PERANGKAT DESA

Kaur Perencanaan Desa Ketegan Tahun 2021

Tampilkan postingan dengan label Vaksinasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vaksinasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 September 2021

Sukseskan Percepatan Vaksinasi Kolaborasi, Pemerintah Desa Ketegan Optimalkan Kuota Yang Tersedia

 

 Kegiatan Percepatan Vaksinasi di Desa Ketegan

Ketegan - Gerakan Vaksinasi Kolaborasi yang dicanangkan Bupati Pasuruan beberapa waktu lalu, disambut antusias warga Kabupaten Pasuruan terutama di warga Desa Ketegan. Pemerintah Desa Ketegan bersama Puskesmas Rejoso dibantu Satgas Covid-19 Desa sukses melakukan vaksinasi dengan kuota 150 orang yang bertempat di Kantor Desa Ketegan. Rabu (22/09/2021)

Kepala Desa Ketegan, Isnail Ma'rufah menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi ini memang diharapkan oleh warga Desa Ketegan  karena kuotanya lebih banyak dari vaksinasi sebelumnya sehingga lebih maksimal.

"Antusias warga Ketegan dengan adanya vaksinasi ini cukup tinggi karena kuotanya lebih banyak dari sebelumnya,  kuota yang tersedia 150 orang dapat terpenuhi dalam waktu singkat malah masih ada antrian yang masih menunggu," ucap Isnail disela-sela melayani warganya

Pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung lancar tanpa kendala, vaksinasi yang dibuka jam 8 pagi ini sudah selesai jam 12 siang. Warga yang antri dari pagi hari ini dilayani dengan tertib dan tetap mematuhi protokol kesehatan.  

Selain Desa Ketegan ada 3 desa lagi di Kecamatan Rejoso yang melaksanakan vaksinasi, Desa Patuguran, Desa Segoropuro dan Desa Pandanrejo. Percepatan vaksinasi di Kecamatan Rejoso berlangsung dari tanggal 21-24 September 2021.

Share:

Senin, 20 September 2021

Bupati: Sukseskan Gerakan Vaksinasi Kolaborasi, Camat Dan Kades Harus Optimalkan Sosialisasi Ke Masyarakat Serta Prioritaskan Ibu Hamil Dan Lansia

 


Agar Gerakan Vaksinasi Kolaborasi membuahkan hasil maksimal, seluruh pihak terutama Camat, Kepala Desa, Danramil dan Kapolsek harus saling mendukung. Sekaligus gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sehingga target percepatan vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity di Kabupaten Pasuruan segera tercapai.

Disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Vaksinasi dan Sosialisasi Gerakan Vaksinasi Kolaborasi yang digelar secara virtual di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti hari ini, Senin (20/9/2021), Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menekankan beberapa poin penting. Fokusnya lebih kepada persiapan pimpinan wilayah bersama jajarannya. Terutama dalam melakukan koordinasi, mempersiapkan Gerakan Vaksinasi Kolaborasi di 253 desa yang tersebar di 16 kecamatan pada tanggal 21-24 September 2021.    

“Saya tekankan, memang capaian vaksinasi di Kabupaten Pasuruan masih belum maksimal, karena pendistribusian dari Pemerintah Pusat belum optimal. Jadi, capaian vaksinasi masih rendah. Maka dari itu, tadi malam kami bersama Satgas Penanganan Covid-19 gelar rapat, membuat Gerakan Vaksinasi Kolaborasi Kabupaten Pasuruan”, tutur Bupati.

Agar pelaksanaannya tepat sasaran, Kepala Daerah menginstruksikan ada skala prioritas sasaran vaksinasi, terlebih kedatangan vaksin dari Pemerintah Pusat secara bertahap. Yakni desa-desa yang banyak dijumpai kasus aktif Covid-19, berikut desa-desa yang selama ini capaian vaksinasinya sangat sedikit.

“Saya harap dengan koordinasi teknis hari ini segera ditindaklanjuti dengan jadwal dan quota vaksinasi di 253 desa di 16 kecamatan. Saya mohon disosialisasikan di desa masing-masing untuk bisa dioptimalkan. Vaksin yang didropping Pemerintah Pusat harus segera habis. Sasaran utama, usia lansia, ibu hamil”, pinta Bupati.

Hadir dalam Rakor, Asisten Pemerintahan dan Kesra Rachmat Syarifuddin, Kepala Dinas Pendidikan Ninuk Ida Suryani dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Haris. Termasuk diikuti secara virtual oleh Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Latifah, seluruh Camat, danramil, Kapolsek dan Kepala Puskesmas yang masuk dalam zona percepatan Gerakan Vaksinasi Kolaborasi. (Eka Maria)

Share:

Minggu, 19 September 2021

Kepala Daerah: Kunci Keberhasilan Vaksinasi Adalah Kebersamaan Dan Kegotongroyongan

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menyatakan, kunci keberhasilan Gerakan Vaksinasi Kolaborasi yang akan dilaksanakan di desa-desa dalam interval waktu tanggal 21-24 September 2021, terletak pada semangat kebersamaan dan kegotongroyongan. Mulai dari Dinas Kesehatan, Camat, Kepala Desa, Danramil, Kapolsek hingga dari unsur Forkopimda di Kabupaten Pasuruan.

Oleh karena itu, Kepala Daerah meminta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam agenda vaksinasi di desa-desa dengan banyak kasus Covid-19 tersebut agar bersinergi bersama seluruh lapisan masyarakat. Diantaranya dapat dilakukan dengan mengikutsertakan organisasi kepemudaan.

“Untuk memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi, monggo bisa ajak organisasi kepemudaan. Misal mengajak Linmas, Banser untuk mengamankan vaksinasi. Harus dipastikan, Gerakan Vaksinasi   Kolaborasi Kabupaten Pasuruan didukung semua pihak. Insyaallah lancar”, jelas Bupati.

Gus Irsyad, demikian Ketua Ikatan Alumni Muhammadiyah Malang (IKA UMM) tersebut biasanya disapa berharap, Gerakan Vaksinasi Kolaborasi mampu meningkatkan capaian vaksinasi di Kabupaten Pasuruan. Sehingga sesuai dengan yang ditargetkan yakni 50-70 persen vaksinasi.  

“Alhamdulillah, 19 September 2021 Kabupaten Pasuruan 0 kasus. Mudah-mudahan dengan percepatan vaksinasi, kondisi masyarakat kita bisa pulih dan bisa segera terlepas dari pandemi. Apalagi jika Gerakan Vaksinasi Kolaborasi mencapai 50-70 persen, maka evaluasi capaian vaksinasi di Kabupaten Pasuruan bisa tinggi”, tuturnya.

Gus Irsyad juga meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah agar lebih mengoptimalkan semua potensi tenaga kesehatannya sebagai tenaga vaksinator. Termasuk melibatkan bidan yang mampu membantu kegiatan vaksinasi.

“Terkait kendala yang berpotensi terjadi di lapangan, misal soal input data, tolong bisa benar-benar dipantau. Pak Camat, Kapolsek dan Danramil bisa membantu mengecek jaringan internet atau SDM yang masih belum maksimal. Ayo niatkan dengan ikhlas, bagian dari tugas dan kewajiban kita kepada masyarakat. Terlebih percepatan vaksinasi juga untuk keselamatan kita semuanya”, pesan Bupati.

Merespon hal tersebut, Kadinkes menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan vaksinasi untuk ibu hamil dan lansia, bekerjasama dengan tim PKK Kabupaten dan Pemerintah Desa. Juga untuk anak-anak sekolah, seperti siswa SMK, SMA dan SMP yang sudah melaksanakan system belajar tatap muka.

“Terkait vaksin yang digunakan dalam Gerakan Vaksinasi Kolaborasi, Astrazeneca dan Sinovac. Sinovac untuk ibu hamil dan lansia. Dosis yang ada di instalasi farmasi dan Puskesmas, sekitar 80 ribu dosis”, papar dr Ani Latifah.

Diberitakan sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Vaksinasi dan Sosialisasi Gerakan Vaksinasi Kolaborasi yang digelar secara virtual di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti hari ini, Senin (20/9/2021), Bupati meminta kepada seluruh pimpinan wilayah agar mempersiapkan Gerakan Vaksinasi Kolaborasi. Dilaksanakan mulai 21-24 September 2021 di 253 desa yang tersebar di 16 kecamatan, Adapun sasaran utama vaksinasi adalah masyarakat berusia lanjut (lansia) dan ibu hamil. (Eka Maria)


 

Share:

Total Tayangan Halaman

AGENDA