Pemerintah Desa Ketegan

Mengutamakan Pelayanan Masyarakat

KIM SWARA KETEGAN

Sekretariat KIM SWARA KETEGAN

JUARA 1

KIM Swara Ketegan, KIM Tereksis di Media Sosial Instagram dan Facebook

LAWAN COVID-19

Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Penyebaran Covid-19

PANITIA PENJARINGAN PERANGKAT DESA

Kaur Perencanaan Desa Ketegan Tahun 2021

Sabtu, 17 Oktober 2020

Dekatkan Pelayanan, Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan Bangun Kios E-Pak Ladi

Pasuruan - Untuk semakin mendekatkan pelayanan dengan masyarakat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan membangun kios e-Pak Ladi (pelayanan kependudukan langsung jadi secara elektronik).

Kios tersebut ditempatkan di Balai Desa/Kantor Desa, dimana setiap masyarakat tak perlu lagi datang ke kecamatan untuk mengurus segala layanan kependudukan. Mulai dari KTP, Akta Kelahiran, Akta Kematian, KIA (Kartu Identitas Anak) dan jenis pelayanan lainnya.

Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, kios e-Pak Ladi ini sudah diuji coba sejak 2 minggu lalu. Setidaknya sudah 20 desa di 7 kecamatan yang sudah merealisasikan e-Pak Ladi.

Diantaranya Desa Sukorejo, Karangsono, Lemahbang, Tanjungarum, Suwayuwo, Lecari, Pakukerto, Kalirejo, Sukorame, Mojotengah, Wonokerto dan Curahrejo di Kecamatan Sukorejo. Kemudian Desa Gunting dan Parerejo, Kecamatan Purwodadi; Desa Ketegan, Kecamatan Rejoso; Desa Kayoman, Kecamatan Purwosari; Desa Nguling dan Watestani, Kecamatan Nguling; Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo; serta Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

“Insya Allah nantinya akan terus bertambah seiring dengan antusias Kades/Lurah untuk membuka Kios e-Pak Ladi guna memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada warganya,” kata Yudha, saat dihubungi via telepon, Jumat (16/10/2020).

Dijelaskan Yudha, pengembangan kios e-Pak Ladi bukan tanpa alasan. Selama ini, masih banyak masyarakat yang datang ke Kantor Dispendukcapil di Raci untuk pengurusan adminduk. Namun, dengan keberadaan kios e-Pak Ladi, layanan adminduk bisa dilakukan di setiap desa atau kelurahan. 

“Kalau seperti KTP, KIA pencetakannya di Dispenduk capil. Tapi nanti petugas yang akan mengantar ke kecamatan. Warga tinggal mengambil di kantor desa, gak perlu ke kecamatan, karena petugas yang akan mengantarnya ke balai desa,” tandasnya.

Lebih lanjut pria yang beberapa kali menjadi camat tersebut menegaskan bahwa meski sudah diuji coba, akan tetapi kios e-Pak Ladi ini belum dilaunching oleh Bupati Pasuruan.

“Doakan agar segera dilaunching oleh Pak Bupati, sehingga nantinya bisa berkembang semakin banyak di semua desa dan kelurahan di Kabupaten Pasuruan,” tutup  Yudha kepada Suara Pasuruan. (emil)

Share:

Senin, 31 Agustus 2020

Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap IV Lanjutan Desa Ketegan

Penyerahan BLT-DD kepada warga oleh Pemerintah Desa Ketegan

Ketegan - Hari ini, Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) lanjutan tahap IV kembali dilaksanakan di Balai Desa Ketegan. Bantuan diserahkan langsung oleh Pemerintah Desa kepada warga penerima bantuan secara langsung disaksikan dari Kasi PMD Kecamatan Rejoso, Pendamping Desa, dan Babinsa yang dibantu Perangkat Desa. Senin (31/08/2020)
 
Dalam sambutannya Kepala Desa Ketegan, Isnail Ma'rufah menyampaikan kepada warga penerima bantuan untuk selalu menjaga diri dari Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan memakai masker saat keluar rumah.
 
"Saya menghimbau kepada warga masyarakat Desa Ketegan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker saat keluar rumah kemanapun jangan hanya pas ada kegiatan seperti ini saja," ucap Isnail

Penyerahan BLT-DD kepada warga desa terdampak Covid-19
 
Sebanyak 93 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Desa Ketegan berhak menerima BLT-DD tahap IV sebesar 300 ribu selama 3 bulan dari sebelumnya 600 ribu selama 3 bulan. Penyerahan BLT-DD kali ini diserahkan secara langsung berbeda dengan BLT-DD sebelumnya yang menggunakan Virtual Account (VA) dari Bank Jatim.
Share:

Penyaluran BTT Kabupaten Pasuruan Tahap I dan Tahap II di Kecamatan Rejoso

Penyaluran BTT Kabupaten Pasuruan di Arjosari
 
Rejoso - Penyaluran Bantuan Tidak Terduga (BTT) Kabupaten Pasuruan dampak Covid-19 Tahap I dan Tahap II di Kecamatan Rejoso digelar di 4 titik bayar. Penyaluran diserahkan langsung oleh Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan dibantu Operator Desa, TKSK, Kasi Kesra Kecamatan, Pendamping PKh, PSM, Tagana, Babinsa dan Perangkat Desa.

Adapun pembagian di 4 titik bayar Balai Desa Rejoso Lor, Toyaning  48 KPM, Pandanrejo 55 KPM, Rejoso Lor 261 KPM. Balai Desa Arjosari, Arjosari 138 KPM, Kemantren Rejo 50 KPM, Segoropuro 70 KPM, Patuguran 92 KPM.
 
Penyaluran BTT Kabupaten Pasuruan di Rejoso Lor

Balai Desa Sambirejo, Karangpandan 18 KPM, Sambirejo 45 KPM, Rejoso Kidul 214 KPM, Jarangan 36 KPM. Balai Desa Kawisrejo, Kawisrejo 55 KPM, Sadengrejo 39 KPM, Kedungbako 10 KPM, Manikrejo 23 KPM.
 
Di Kecamatan Rejoso penerima BTT Kabupaten Pasuruan sebanyak 1154 KPM sebesar 400 ribu selama 2 tahap selanjutnya ditahap berikutnya sebesar 200 ribu.



Share:

Jumat, 28 Agustus 2020

Adaptasi Kebiasaan Baru, Kominfo Jatim Gelar Web Seminar KIM Se-Provinsi Jawa Timur


Kominfo Jatim - Memasuki adaptasi baru Kominfo Jawa Timur menggelar Web Seminar KIM Se-Provinsi Jawa Timur. Acara yang digelar melalui platform Zoom dan live streaming Youtube ini diikuti 180 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Jawa Timur. Kamis (27/08/2020)

Acara yang juga dihadiri Narasumber Widodo Muktiyo Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Daeng M. Faqih Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Dewi Nur Aisyah Tim Pakar Satgas Covid-19.

Dalam pemaparannya Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Widodo Muktiyo menyampaikan apresiasi kepada KIM dalam menghadapi Covid-19 dan menjadi pilar penting mensukseskan desiminasi informasi sebagai literasi media sosial.
 
"Saya sangat mengapresiasi KIM yang sudah berpartisipasi dengan menunjukkan adanya kesadaran kita bersama dalam melawan covid-19, KIM juga menjadi pilar penting untuk mensukseskan desiminasi informasi  dan literasi media sosial," papar Widodo
 
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Daeng M. Faqih menambahkan perlunya menerapkan protokol kesehatan selama vaksin belum ditemukan.
 
"Covid-19 setiap hari semakin bertambah banyak, KIM yang menjadi influencer diharapkan bisa mencegah penyebaran covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan selama vaksin belum ditemukan," tambah Daeng
 
Tim Pakar Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengapresiasi KIM dan masyarakat untuk selalu jaga kesehatan, daya tahan tubuh dan bergotong royong mencegah penyebaran Covid-19.
 
"Saya mengapresiasi KIM dan masyarakat untuk selalu jaga kesehatan, daya tahan tubuh dan bergotong royong serta saling menjaga adalah kunci kesuksesan mencegah penyebaran Covid-19," terang Dewi Nur Aisyah
 
Diakhir sesi acara, sesi tanya jawab diberikan kepada 6 penanya dengan 3 penanya terbaik mendapatkan reward dari Kominfo Jatim. Selain itu diadakan meme chalenge dengan tema "Maskerku Lindungimu, Maskermu Lindungi Aku" dengan 3 terbaik mendapat reward dari Kominfo Jatim. Diakhir acara juga dilakukan foto bersama dengan peserta seminar.
Share:

Total Tayangan Halaman

AGENDA